Ehm... Indonesia selalu meletakkan stiker "STOP PEMBAJAKAN", Benarkah?
Tapi mengapa Indonesia selalu membajak karya orang tanpa ijin yang jelas. Anehnya, tidak menerima apabila karyanya dibajak orang? Di mana keadilan neh? Seharusnya Indonesia bisa mengeluarkan idenya untuk memperbaharui dunia hiburan tanpa menjiplak karya orang. Yang lebih parah adalah sinetron2 Indonesia yang selalu menjiplak tayangan luar, mengapa ini terjadi? Sedangkan apabila orang luar membajak karya kita, kitanya ribut gak ketulungan, aduh... aduh...!!!
So... mari kita bantu pemerintah dalam usaha "STOP PEMBAJAKAN KARYA ATAS HAK CIPTA!" ^^
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
agak susah tu kaya nya..kalo menurut g utk bisa wujudin pembajakan hak cipta ada beberapa cara,
BalasHapussalah satu nya :dengan membuat CD original yg harganya lebih murah daripada CD bajakan,,baru d orang2 akan beli CD ori..
salah dua nya:pemerintah harus nyiptain lapangan kerja yang banyak biar para pembajak tidak kesulitan cari kerja dan jadinya lupa membajak
salah tiga nya: dengan membuka sawah sebanyak-banyaknya biar para bajak-ers(fans club pembajak )bisa nyalurin hobi ngebajak nya ke sawah-sawah aja.alias jadi tukang bajak sawah